Tampilkan postingan dengan label mau. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mau. Tampilkan semua postingan

Dilaporkan ke Polisi Dhani Bantah Mau Ngetop

Rabu, 26 Februari 2014

Ahmad Dhani. (Foto: Johan Sompotan/okezone)
Ahmad Dhani. (Foto: Johan Sompotan/okezone)

Dilaporkan ke Polisi, Dhani Bantah Mau Ngetop

JAKARTA - Musisi Ahmad Dhani baru mengetahui soal pelaporan dirinya ke polisi oleh LSM Hajar Indonesia, pimpinan Farhat Abbas, lewat infotainment.

Ungkapan terkejut dilontarkan eks suami Maia Estianty itu lewat microblogging. Seperti diketahui, LSM Hajar Indonesia melaporkan Ahmad Dhani ke Polda Metro Jaya, karena diduga merekayasa laporan adanya paket buku yang diduga bom, yang diterima musisi Dewa19 itu pada Selasa, 15 Maret 2011.

Dhani pun melaporkan adanya paket buku yang diduga berisi bom itu pada Kamis, 17 Maret 2011. Dua hari sebelumnya, paket buku yang diterima Ulil Abshar-Abdalla dan meledak di markas Jaringan Islam Liberal (JIL), Utan Kayu, Jakarta Timur.

Bahkan Dhani pun mengkritisi, pelaporan dirinya ke Polda Metro Jaya hanya sebagai dagelan saja. Sebabnya, belum ada pasal yang dikenakan kepadanya dari laporan polisi atas dugaan rekayasa menerima paket bom oleh Dhani.

Siapa mau ngetop masuk tipi??? Laporin AD ke polisi...lapor aja...pasal??? suru polisi cari...gilingan...kacian pak polisi jd cwapek deh,” tulisnya di Twitter sekira pukul 11.06 WIB, Selasa (22/3/2011).

Dhani pun tak habis pikir, melihat wajahnya ditayangkan di layar kaca, tanpa ada wawancara dari pihaknya. Dhani pun menjuluki informasi yang ditayangkan seperti sebuah panggung dagelan Srimulat.

Ampun Tuhan....aku ada di infotainment lagi...padahal aku gak wawancara....,” tandasnya.

Sebelumnya Dhani menegaskan jika ada pemberitaan terkait kabar miring atau gosip, maka dia tidak akan menjawab. Walau begitu, Dhani mengaku tetap membutuhkan wartawan.

"Ya, tentunya (butuh wartawan). Maksudnya, dalam hak jawab adalah terkait dengan pemberitaan yang ada hubungannya dengan gosip,” ujar Dhani di Kantor Dewan Pers Kebon Sirih, Rabu, 16 Maret 2011.



Ayo Dukung Kontes SEO
Newport Beach Houses | Solusi Forum Komunitas Online Indonesia | Kecil Jadi Kawan, Besar Jadi Lawan | Harga Jual Blackberry iphone laptop murah | Javahostindo Web Hosting Indonesia | Komodo Island is new 7 wonders of world
Read More..

SBY Gak Mau Kalah Sama Cinta Laura

Selasa, 25 Februari 2014

SBY Gak Mau Kalah Sama Cinta Laura

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) hari ini memberi sambutan panjang lebar di hadapan para pelaku bursa saat pembukaan perdagangan awal tahun di Bursa Efek Indonesia (BEI). Dalam sambutannya, Presiden tak sedikit melontarkan kalimat-kalimat dalam bahasa Inggris.


Memang, dalam berbagai kesempatan, Presiden sering menggunakan istilah bahasa Inggris dalam setiap pidatonya. Namun yang terasa dalam pidatonya di BEI hari ini, penggunaan istilah dalam bahasa Inggris sangat melimpah.

Bahkan, saat dihitung, tak kurang SBY menggunakan istilah dalam bahasa Inggris sebanyak 24 kali dalam 30 menit pertama dia pidato. Padahal, pidato SBY hari ini berdurasi satu jam lebih. Kebanyakan, istilah Inggris yang digunakan oleh SBY sebelumnya diikuti dengan arti dalam bahasa Indonesia.

Mengawali pidatonya, Presiden mengatakan "Dalam melakukan evaluasi, kita harus merujuk pada parameter dan ukuran yang jelas. Correct measurement," sambut SBY di hadapan pelaku bursa di BEI, Senin (3/1/2011).

"Pemulihan ekonomi untuk menjaga kesejahteraan rakyat, atau dengan bahasa bebas saya katakan minimizing the impact of the global economic crisis," demikian salah satu petikan istilah Inggris yang disampaikan SBY.

SBY dalam sambutannya, bangga perekonomian Indonesia di tahun 2010 ini mencapai 6 persen lebih. Tak lupa, ungkapan ini juga dia sampaikan dalam bahasa Inggris. "Insya Allah tahun 2010 ini kita bisa mencapai enam persen, close to six percent," kata SBY.

Berikut cuplikan ungkapan-ungkapan Presiden dalam sambutannya di BEI siang ini
di 30 menit pertama:

1. Dalam melakukan evaluasi kita harus merujuk pada parameter dan ukuran yang jelas. Correct measurement.

2. ...jangan mengukur sesuatu yang tidak menjadi rencana yang dijalankan pemerintah pada 2010 kemarin, termasuk means yang kita gunakan.

3. ...bukan hanya ditinjau dari implementasi dari kinerja pemerintah. Tetapi, secara umum, in general, kita harus juga melihat...

4. Pemulihan ekonomi untuk menjaga kesejahteraan rakyat, atau dengan bahasa bebas saya katakan minimizing the impact of the global economic crisis.

5. Kita tetapkan sejumlah kebijakan, policies, dan tindakan nyata, actions.

6. ...dan segala upaya yang intinya adalah economic recovery dan maintaining
people’s welfare.

7. ...mari kita lihat satu persatu, pertumbuhan ekonomi growth...

8. Insya Allah tahun 2010 ini kita bisa mencapai enam persen, close to six percent.

9. ...tujuan untuk sebuah pemulihan ekonomi, economic recovery itu dicapai.

10.Inilah yang mendongkrak perekonomian kita sekarang ini, dan insya Allah growth itu akan menjadi lebih sustain.

11. Unemployment menurun. Banyak negara yang meledak unemployment-nya.

12. Kalau kita bicara pertumbuhan harus disertai dengan pemerataan, growth with equity.

13. ...didukung tata kelola good governance.

14. Sekarang seperti apa structure, magnitude dan sasaran APBN 2011.

15. Supaya saudara tau makna dan arti penting APBN sebagai means sebagai tools untuk mencapai tujuan dan sasaran.

16. APBN dalam arti government expenditure, government spending...

17. ...menuju sebuah anggaran yang berimbang, balance badget.

18. ...yang menyakitkan, yang painful.

19. ...ternyata hanya mencapai 0,62 persen. Why? Bukan karena kita tidak membelanjakan, tetapi revenue itu ternyata lebih tinggi sepanjang 2010.

20. Tapi, kami pemerintah mengatakan, it is achievable, bisa dicapai.

21. ...lebih baik yang realistic, achievable, attainable.

22. Apa faktor yang bisa menggagalkan pencapaian sasaran itu, atau dari perspektif yang lain what kind of assumptions yang bisa kita tetapkan...

23. ...semua proyeksi, semua estimate, di semua negara bagus, global economy will grow.

24. Tidak ada yang meramalkan, semuanya everything is nice.

Karena saking banyaknya Presiden menggunakan istilah dalam bahasa Inggris, para jurnalis sempat gaduh. Akhirnya Paspampres pun meminta kepada para jurnalis untuk diam dan mengikuti pidato Presiden dengan tertib

sumber :http://hots-selebritis.blogspot.com/2011/01/sby-gak-mau-kalah-sama-cinta-laura.html
Read More..

Mau Jadi Pemimpin Hebat Bukan Hanya IQ Tapi EQ

Rabu, 18 Desember 2013

Kecerdasan itu anugerah, kata beberapa orang yang meyakininya. Sementara itu di sisi yang lain mengatakan bahwa kecerdasan itu bisa dilatih. Namun tidak sedikit yang mengatakan bahwa kecerdasan itu hanya dimiliki oleh mahluk hidup yang namanya manusia, jadi tidak ada orang yang tidak cerdas.

Karena sifat manusia yang ingin unggul satu diantaranya maka kecerdasan mulai diteliti dan dikembangkan. Hasilnya Charles Spearman (1904) dengan “Two Factor” teori –nya dan Thurstone, dengan “Primary Mental Abilities”-nya, menghasilkan pengelompokkan kecerdasan manusia yang kemudian dianggung-agungkan yaitu Inteligent Quotient (IQ).

 
 ozvpm.com

Namun kekaisaran IQ runtuh manakala Daniel Goleman pada tahun 1999 mempopulerkan jenis kecerdasan yang lain yang disebut Emotional Quotient (EQ). Keberhasilan manusia tidak ditentukan oleh IQ melainkan EQ-nya.

Menurut Anthony Dio Martin, dalam artikelnya "Meningkatkan Keuntungan perusahaan Dengan Meningkatkan EQ Para Manager", banyak CEO (chief executive officer)  perusahaan besar dan kecil yang memiliki EQ sangat rendah.

Hal tersebut di atas karena mereka dipilih untuk menduduki posisi teratas pada sisi pencapaian target atau mencari keuntungan sebesar-besarnya dalam waktu singkat. CEO yang seperti ini biasanya tercermin dari kemahirannya membuat angka-angka statistik, pandai berbicara, dan dapat mencapai target sesuai jadwal.

Menurut Anthony, ciri-ciri CEO dengan EQ yang rendah adalah:

1. Memiliki self-awareness yang berlebihan. CEO kategori ini biasanya egois, memiliki self-reference tinggi (sumber acuannya adalah diri sendiri), atau dalam pikirannya selalu terdengar “Kalau menurut saya OK, berarti harus dilaksanakan, dan harus OK.”

2. Self-management yang rendah. CEO yang seperti ini biasanya tidak bisa mengontrol diri sehingga jadi tampak emosional, serakah, reaktif, dan memiliki mantra “Kalau aku maunya seperti ini, ya berarti harus seperti inilah yang terjadi!”

Beberapa ciri yang lain adalah yang menyangkut social-awareness, dimana sikap yang paling menonjol adalah ketidak peduliannya pada lingkungan disekitarnya, lebih lagi kepekaannya pada perasaan orang-orang yang ada disekitarnya juga tidak dimilikinya.

CEO yang memiliki salah satu ciri di atas tentu saja akan memiliki kemampuan berempati yang rendah, sehingga listening skills-nya pun juga buruk. Tidak ada CEO yang tidak memiliki pendidikan yang tinggi, bahkan IQ nya pun tinggi, tidak berhenti belajar, sehingga kemampuan berbicaranya terasah dengan baik. Jadinya mereka termasuk talk the talk, bukan walk the talk.

Menurutnya lagi, dalam bisnis tidak hanya dibutuhkan strategi bisnis, kecerdasan emosi para managernya harus menjadi keutamaan. Dan menurut Travis Bradberry, penulis buku ‘Emotional Intelligence 2.0’, “… Many CEO are being promoted for being a good financial manager, not as people managers.” Dalam kata lain, selama ini panduan memilih CEO didasarkan atas kepentingan bisnis semata, hebat sebagai manajer keuangan dan bukan yang pintar me-manage manusia-manusia yang dipimpinnya.




 


Sumber:
oktomagazine
Read More..